Selasa, 09 April 2024

Memilih Lobster Air Tawar

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah memilih jenis lobster yang akan dikembangbiakan. Ada beberapa jenis lobster yang biasa dibudidayakan diantaranya adalah:
  • Red Claw (Cherax quadricarinatus) yang biasa hidup di rawa, danau dan sungai. Red Claw artinya capit merah, karena capitnya berwarna kemerahan. Jenis ini yang paling sering dibudidayakan di Indonesia.
  • Red Swamp Crayfish (Procambarus clarkii) jenis lobster ini merupakan jenis lobster yang ukurannya relatif kecil dibandingkan lobster air tawar lainnya. Ukurannya mencapai 50 gram dalam 3 hingga 5 bulan.
  • Yabby (Cherax destructor) merupakan sebuah jenis lobster besar yang beratnya bisa mencapai 400 gram per ekornya.
Itulah beberapa jenis lobster air tawar yang bisa dikembangbiakan di negara tropis seperti Indonesia. Ketika memilih jenis, pastikan jenis lobster yang Anda pilih adalah bibit lobster yang unggul. Selain itu, pastikan asal usul bibit lobster yang akan Anda budidaya, apakah bibit itu berasal dari alam atau hasil budidaya.

Lobster air tawar hasil tangkapan dari alam biasanya berwarna lebih kotor pada bagian bawah tubuhnya. Bibit lobster yang disarankan untuk dibudidaya adalah bibit lobster yang berasal dari hasil budidaya karena akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan budidaya daripada lobster air tawar hasil tangkapan dari alam, dan meminimalisir kematian lobster air tawar.